
DOYANDUIT – Harga emas dunia kembali melemah tipis 0,32% pada perdagangan Jumat pagi, 24 Oktober 2025, setelah dua hari sebelumnya sempat menunjukkan pemulihan dari koreksi besar pertengahan pekan.
Berdasarkan data OANDA via TradingView, harga emas (XAU/USD) tercatat di level USD 4.113,47 per troy ounce pada pukul 09.45 WIB, turun dari posisi penutupan sebelumnya di USD 4.126,07 per ons pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Pergerakan ini menunjukkan pasar masih berfluktuasi dalam kisaran sempit, dengan kecenderungan konsolidatif setelah gejolak besar pada pertengahan minggu.
Selama seminggu terakhir, harga emas mencatat penurunan -5,19%, sementara secara bulanan dan tahunan tetap berada di zona positif:
- 1 bulan: +9,23%
- 6 bulan: +22,81%
- Year to date: +56,68%
Setelah reli tajam dan aksi ambil untung besar, pasar emas kini dalam fase konsolidasi sehat. Investor sedang menunggu petunjuk baru dari The Fed dan data inflasi AS.
Sentimen Global: Pasar Tenang, Investor Tunggu Sinyal Baru dari The Fed
Penurunan harga emas hari ini terjadi seiring meredanya gejolak geopolitik dan meningkatnya minat risiko di pasar saham global.
Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan emas hari ini antara lain:
- Dolar AS stabil setelah sempat melemah sepanjang minggu lalu. Kestabilan dolar membatasi ruang kenaikan emas dalam jangka pendek.
- Investor menunggu arah kebijakan The Fed. Ekspektasi penurunan suku bunga masih bertahan, tetapi pelaku pasar cenderung menunggu sinyal lebih kuat dari pejabat bank sentral AS pada pekan depan.
- Optimisme hubungan dagang AS–China tetap menjadi faktor penahan tekanan di pasar logam mulia. Pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping yang dijadwalkan pekan depan di Korea Selatan diperkirakan membawa arah positif terhadap stabilitas perdagangan global.
Harga Emas Antam di Logam Mulia Naik Tipis
Menariknya, meski harga emas dunia melemah, harga emas Antam di dalam negeri justru naik pada perdagangan Jumat, 24 Oktober 2025. Data resmi dari logammulia.com menunjukkan kenaikan di hampir semua denominasi.
Daftar Harga Emas Antam 24 Oktober 2025
| Berat | Harga Dasar | Harga (+ Pajak 0,25 %) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.227.000 | Rp 1.230.068 |
| 1 gr | Rp 2.354.000 | Rp 2.359.885 |
| 2 gr | Rp 4.648.000 | Rp 4.659.620 |
| 3 gr | Rp 6.947.000 | Rp 6.964.368 |
| 5 gr | Rp 11.545.000 | Rp 11.573.863 |
| 10 gr | Rp 23.035.000 | Rp 23.092.588 |
| 25 gr | Rp 57.462.000 | Rp 57.605.655 |
| 50 gr | Rp 114.845.000 | Rp 115.132.113 |
| 100 gr | Rp 229.612.000 | Rp 230.186.030 |
| 250 gr | Rp 573.765.000 | Rp 575.199.413 |
| 500 gr | Rp 1.147.320.000 | Rp 1.150.188.300 |
| 1.000 gr | Rp 2.294.600.000 | Rp 2.300.336.500 |
Harga 1 gram emas Antam hari ini naik sekitar Rp 33.000 dibanding 23 Oktober 2025 (Rp 2.321.000), menunjukkan permintaan ritel di Indonesia tetap solid di tengah fluktuasi global.
Harga Emas Pegadaian 24 Oktober 2025
Pegadaian memperbarui harga emas untuk dua merek utama Galeri24 dan UBS dengan tren yang relatif stabil dibanding hari sebelumnya.. Untuk hari ini, situs resmi Pegadaian tidak menampilkan harga emas Antam.
| Denominasi | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.266.000 | Rp 1.310.000 |
| 1 gr | Rp 2.413.000 | Rp 2.423.000 |
| 2 gr | Rp 4.754.000 | Rp 4.808.000 |
| 5 gr | Rp 11.799.000 | Rp 11.879.000 |
| 10 gr | Rp 23.534.000 | Rp 23.634.000 |
| 25 gr | Rp 58.691.000 | Rp 58.968.000 |
| 50 gr | Rp 117.288.000 | Rp 117.692.000 |
| 100 gr | Rp 234.460.000 | Rp 235.291.000 |
| 250 gr | Rp 585.862.000 | Rp 588.052.000 |
| 500 gr | Rp 1.171.145.000 | Rp 1.174.720.000 |
| 1.000 gr | Rp 2.342.289.000 | – |
Harga emas di Pegadaian untuk denominasi kecil masih menjadi favorit kalangan menengah karena lebih terjangkau dan mudah dijual kembali.
Analisis Pasar: Emas Masih Menunggu Momentum Baru
Para analis menilai pelemahan harga emas hari ini tidak mengubah tren besar jangka menengah.
Beberapa faktor utama yang bisa memicu kenaikan kembali antara lain:
- Kebijakan moneter The Fed jika memberi sinyal penurunan suku bunga akhir tahun.
- Lonjakan permintaan fisik menjelang akhir tahun di Asia.
- Potensi ketidakpastian geopolitik yang dapat memulihkan minat terhadap aset safe haven.
Emas cenderung bergerak datar dalam jangka pendek, namun tetap menjadi instrumen pelindung nilai terbaik menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Harga Global Turun, Harga Lokal Masih Kokoh
Harga emas dunia turun 0,32% ke USD 4.113 per ons, melanjutkan fase konsolidasi setelah volatilitas tinggi awal pekan. Namun, harga emas domestik justru naik tipis, mencerminkan kuatnya permintaan lokal dan faktor nilai tukar rupiah yang stabil.
Dengan perbedaan arah antara pasar global dan domestik ini, investor disarankan tetap memantau perkembangan kebijakan The Fed serta dinamika hubungan dagang internasional, karena dua faktor inilah yang paling memengaruhi arah harga emas menjelang akhir 2025.
