
DOYANDUIT – Harga pangan strategis menjadi perhatian utama masyarakat di awal tahun 2026. Per 1 Januari 2026, sejumlah komoditas penting tercatat mengalami kenaikan maupun penurunan harga di pasar tradisional seluruh provinsi. Data ini bersumber dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.
Bagi rumah tangga, pedagang, hingga pelaku UMKM kuliner, informasi harga terbaru sangat menentukan perencanaan belanja harian.
Berdasarkan pemantauan nasional, fluktuasi harga masih dipengaruhi faktor pasokan, cuaca, distribusi, serta momentum pergantian tahun.
Ringkasan Harga Bahan Pokok per 1 Januari 2026
Berikut gambaran umum harga rata-rata nasional di pasar tradisional:
Komoditas Bumbu Dapur
- Bawang merah ukuran sedang: Rp53.900/kg (naik 5,58%)
- Bawang putih ukuran sedang: Rp42.350/kg (naik 8,17%)
Kenaikan bawang putih tercatat paling signifikan di kelompok ini, mencerminkan tekanan pasokan impor dan distribusi.
Harga Beras Berbagai Kualitas
- Beras kualitas bawah I: Rp14.200/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp14.950/kg
- Beras kualitas medium I: Rp16.350/kg
- Beras kualitas medium II: Rp16.200/kg
- Beras kualitas super I: Rp17.250/kg
- Beras kualitas super II: Rp16.750/kg
Seluruh jenis beras tercatat mengalami kenaikan, dengan persentase antara 0,35% hingga lebih dari 6%. Kenaikan paling terasa terjadi pada beras kualitas medium II.
Cabai Masih Fluktuatif di Awal Tahun
Harga cabai menunjukkan pergerakan yang tidak seragam:
- Cabai merah besar: Rp48.850/kg (turun 1,91%)
- Cabai merah keriting: Rp56.400/kg (naik 11,24%)
- Cabai rawit hijau: Rp47.850/kg (turun 11,47%)
- Cabai rawit merah: Rp70.500/kg (turun tipis 0,63%)
Kenaikan cabai merah keriting menjadi sorotan karena persentasenya cukup tinggi. Sebaliknya, rawit hijau justru mengalami penurunan tajam, memberi sedikit ruang napas bagi konsumen.
Harga Protein Hewani: Ayam Turun, Sapi Naik
Daging dan Telur
- Daging ayam ras segar: Rp42.350/kg (turun 3,97%)
- Telur ayam ras segar: Rp33.850/kg (naik 3,36%)
- Daging sapi kualitas 1: Rp142.150/kg (naik 1,68%)
- Daging sapi kualitas 2: Rp131.400/kg (naik 1%)
Penurunan harga ayam menjadi kabar baik bagi rumah tangga, terutama setelah periode harga tinggi di akhir tahun. Namun, harga daging sapi masih menunjukkan tren naik secara bertahap.
Gula dan Minyak Goreng Masih Merangkak Naik
- Gula pasir premium: Rp21.500/kg (naik 8,04%)
- Gula pasir lokal: Rp18.650/kg (naik 2,75%)
- Minyak goreng curah: Rp20.050/kg (naik 5,53%)
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp23.250/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp22.050/kg
Kenaikan gula premium menjadi salah satu yang tertinggi di awal 2026. Sementara itu, minyak goreng—baik curah maupun kemasan, masih berada di level yang relatif tinggi.
Tabel Harga Pangan Strategis Nasional
Pasar Tradisional – 1 Januari 2026
| Komoditas | Harga Rata-Rata Nasional | Satuan | Perubahan Harga |
|---|---|---|---|
| Bawang Merah Ukuran Sedang | Rp 53.900 | per kg | Naik 5,58% (Rp 2.850) |
| Bawang Putih Ukuran Sedang | Rp 42.350 | per kg | Naik 8,17% (Rp 3.200) |
| Beras Kualitas Bawah I | Rp 14.200 | per kg | Naik 0,35% (Rp 50) |
| Beras Kualitas Bawah II | Rp 14.950 | per kg | Naik 3,82% (Rp 550) |
| Beras Kualitas Medium I | Rp 16.350 | per kg | Naik 4,81% (Rp 750) |
| Beras Kualitas Medium II | Rp 16.200 | per kg | Naik 6,23% (Rp 950) |
| Beras Kualitas Super I | Rp 17.250 | per kg | Naik 4,23% (Rp 700) |
| Beras Kualitas Super II | Rp 16.750 | per kg | Naik 4,04% (Rp 650) |
| Cabai Merah Besar | Rp 48.850 | per kg | Turun 1,91% (Rp 950) |
| Cabai Merah Keriting | Rp 56.400 | per kg | Naik 11,24% (Rp 5.700) |
| Cabai Rawit Hijau | Rp 47.850 | per kg | Turun 11,47% (Rp 6.200) |
| Cabai Rawit Merah | Rp 70.500 | per kg | Turun 0,63% (Rp 450) |
| Daging Ayam Ras Segar | Rp 42.350 | per kg | Turun 3,97% (Rp 1.750) |
| Daging Sapi Kualitas 1 | Rp 142.150 | per kg | Naik 1,68% (Rp 2.350) |
| Daging Sapi Kualitas 2 | Rp 131.400 | per kg | Naik 1,00% (Rp 1.300) |
| Gula Pasir Premium | Rp 21.500 | per kg | Naik 8,04% (Rp 1.600) |
| Gula Pasir Lokal | Rp 18.650 | per kg | Naik 2,75% (Rp 500) |
| Minyak Goreng Curah | Rp 20.050 | per kg | Naik 5,53% (Rp 1.050) |
| Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1 | Rp 23.250 | per kg | Naik 2,65% (Rp 600) |
| Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2 | Rp 22.050 | per kg | Naik 3,28% (Rp 700) |
| Telur Ayam Ras Segar | Rp 33.850 | per kg | Naik 3,36% (Rp 1.100) |
Catatan: Data harga merupakan rata-rata nasional pasar tradisional seluruh provinsi dan bersifat fluktuatif, tergantung pasokan, cuaca, dan distribusi di masing-masing daerah.
Mengapa Harga Pangan Awal Tahun Mudah Berubah?
Beberapa faktor utama yang memengaruhi harga pangan di awal tahun antara lain:
- Perubahan pola distribusi pasca libur panjang
- Cuaca dan kondisi panen
- Permintaan tinggi menjelang dan setelah tahun baru
- Penyesuaian biaya logistik dan energi
Dari pengamatan di pasar tradisional, fluktuasi awal tahun tergolong wajar dan cenderung stabil setelah memasuki pertengahan kuartal pertama.
Awal 2026 Masih Dinamis, Konsumen Perlu Adaptif
Harga pangan strategis per 1 Januari 2026 menunjukkan dinamika yang beragam. Beberapa komoditas mengalami kenaikan cukup signifikan, sementara sebagian lainnya justru turun. Kondisi ini menegaskan pentingnya akses informasi harga yang akurat dan terkini.
Dengan memahami pergerakan harga pangan sejak awal tahun, masyarakat dapat menyusun strategi belanja yang lebih rasional dan adaptif.