
DOYANDUIT – Aplikasi ABM ramai dibahas sebagai “penghasil uang cepat” bagi pengguna baru, tetapi berbagai indikasi menunjukkan bahwa aplikasi ini memiliki pola yang serupa dengan investasi bodong.
Berdasarkan pengamatan terbaru tahun 2025, banyak pengguna mengaku bisa mendaftar memakai nomor acak dan password sembarangan, sebuah tanda klasik platform yang tidak memiliki standar keamanan data.
“Platform yang mengizinkan pendaftaran tanpa verifikasi umumnya tidak memiliki legitimasi operasional,” ujar konten kreator Mulyono Herlambang di Kanal YouTube-nya.
Temuan ini menjadi alarm awal bahwa aplikasi seperti ABM perlu diperlakukan dengan sangat hati-hati. Selain itu, alamat situs ABM tercatat sering berubah.
Versi lama seperti abmqq.com sudah tidak bisa diakses, kemudian muncul versi baru ab99.com. Pergantian domain yang berulang menjadi ciri umum aplikasi yang ingin menghindari pelacakan atau laporan pengguna.
Indikasi Kuat Aplikasi ABM Termasuk Skema Penipuan
1. Pendaftaran Menggunakan Nomor Sembarangan Bisa Masuk
Saat diuji, nomor acak bisa digunakan untuk membuat akun. Tidak ada OTP, verifikasi email, atau validasi identitas.
Pendaftaran yang sangat longgar seperti ini biasanya dilakukan aplikasi scam agar pengguna baru masuk sebanyak mungkin.
2. Wajib Pakai Kode Undangan
ABM meminta kode undangan sebelum akun bisa dibuat. Skema seperti ini umum dipakai aplikasi berbasis piramida karena:
- hanya menguntungkan anggota awal,
- mendorong pengguna baru untuk mengajak korban berikutnya,
- komisi diperoleh dari aktivitas orang yang direkrut.
Struktur komisinya pun berlapis:
- Level 1: 12%
- Level 2: 4%
- Level 3: 2%
Model seperti ini menunjukkan bahwa pendapatan pengguna lebih bergantung pada rekrutmen daripada aktivitas “tugas”.
3. Menjanjikan Tugas Gratis Berhadiah Uang
Pengguna baru diberi empat tugas ringan yang diklaim membayar Rp2.000 per tugas. Tujuannya memancing pengguna agar percaya, lalu melakukan deposit.
Namun, tugasnya hanyalah download aplikasi lain, modus yang sudah berulang di banyak aplikasi scam sebelumnya.
4. Deposit Tidak Masuk Akal dan Imbal Hasil Sangat Tinggi
Aplikasi ini menyediakan “job” mulai Rp350.000 hingga jutaan rupiah dengan klaim pengembalian cepat, bahkan bisa balik modal dalam sebulan.
Imbal hasil seperti Rp120.000 per tugas dianggap tidak realistis. Dalam laporan resmi OJK tentang penipuan investasi, disebutkan bahwa “penawaran dengan imbal hasil tinggi, cepat, dan tanpa risiko adalah karakteristik utama investasi ilegal.”
5. Sistem Gaji Bulanan untuk Leader
ABM memberikan “gaji bulanan” bagi pengguna yang berhasil mengundang banyak orang, misalnya:
- Undang 15 orang → Rp250.000 per bulan
- Level tertinggi (disebut Marketing Director) → hingga Rp20 juta per bulan
Namun, gaji ini faktanya berasal dari deposit member baru, bukan keuntungan bisnis nyata. Artinya, pengguna saling “patungan” untuk membayar leader, ciri khas skema piramida.
Modus Pengelabuan Menggunakan Nama Perusahaan Asli
Aplikasi ini mengklaim berafiliasi dengan ABM Industries, perusahaan manajemen fasilitas asal AS. Setelah dicek, ABM Industries memiliki situs resmi abm.com, bukan ab99.com.
Logo yang digunakan pun meniru logo perusahaan asli. Modus pencatutan identitas perusahaan internasional umum dilakukan aplikasi bodong untuk terlihat meyakinkan di mata pengguna baru.
Tidak hanya itu, aplikasi ini juga sering memamerkan:
- pertemuan komunitas,
- “kantor” yang dibuka di daerah tertentu,
- kegiatan sosial,
- seminar atau training.
Sayangnya, semua itu hanya kosmetik untuk menambah kepercayaan calon korban.
Cara Kerja Tugas ABM yang Sebenarnya
Aplikasi ini menampilkan berbagai fitur seperti:
- tugas harian,
- roda keberuntungan,
- “amplop merah”,
- berita perusahaan.
Mayoritas fitur hanya dapat diakses setelah deposit atau mengundang orang. Artinya, pengguna baru hampir pasti diarahkan pada kegiatan yang menguntungkan pihak pengelola.
Ketika diuji, tugas gratisan hanya menampilkan halaman download aplikasi pihak ketiga. Setelah tugas selesai, saldo bertambah Rp2.000, namun saldo ini biasanya tidak bisa ditarik tanpa deposit.
Ini sering disebut sebagai modus pancingan awal.
Risiko Nyata Menggunakan Aplikasi ABM
Berikut risiko yang paling sering terjadi berdasarkan pengalaman pengguna aplikasi sejenis:
- Saldo tiba-tiba hangus setelah sistem berubah.
- Website mendadak tutup, menyebabkan tidak bisa login.
- Penarikan selalu gagal dengan alasan teknis palsu.
- Leader menghilang setelah aplikasi runtuh, mengaku “sama-sama korban”.
- Data pribadi bisa disalahgunakan.
Jika aplikasi ini mengalami scam (yang hampir pasti terjadi ketika arus deposit berhenti), korban baru akan bermunculan dan kehilangan uang mereka.

Tips Mengenali Aplikasi Penipuan Serupa
Ciri Aplikasi Mirip Skema Scam
- Menjanjikan imbal hasil tinggi tanpa risiko.
- Menggunakan sistem undangan berlapis.
- Menyediakan “tugas” tidak masuk akal.
- Mengubah domain website berkali-kali.
- Tidak ada izin resmi dari OJK.
- Meniru identitas perusahaan besar.
Cara Melindungi Diri
- Periksa legalitas di situs OJK.
- Hindari deposit ke aplikasi baru tanpa rekam jejak.
- Jangan tergiur bukti withdraw yang belum jelas.
- Diskusikan dengan komunitas terpercaya.
- Pahami bahwa aplikasi penghasil uang langsung hampir selalu berujung scam.
Aplikasi ABM Sangat Berisiko dan Berpotensi Scam
Aplikasi ABM menunjukkan banyak karakteristik investasi bodong, mulai dari pendaftaran tanpa verifikasi, iming-iming imbal hasil tinggi, sistem undangan berlapis, hingga pencatutan identitas perusahaan resmi.
Berdasarkan pola aplikasi sejenis, cepat atau lambat platform seperti ini akan scam dan meninggalkan banyak korban.
Dengan memahami tanda-tanda tersebut, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih cerdas sebelum bergabung dengan aplikasi apa pun yang menjanjikan keuntungan instan.