Harga Bitcoin Anjlok ke USD 76.000, Ethereum dan Solana Tertekan: Koreksi Dalam atau Peluang Baru?

4 Februari 2026 13:00
Bagikan :
Harga Bitcoin tertekan dalam ketidakpastian global 2026. (TradingView)

DOYANDUIT – Harga Bitcoin kembali melemah dan berada di kisaran USD 76.386 per BTC, naik tipis sekitar 0,96 persen secara harian namun masih mencerminkan tren pelemahan jangka menengah.

Dalam sepekan terakhir, Bitcoin tercatat turun lebih dari 14 persen, sementara secara tahunan koreksinya mencapai hampir 25 persen.

Tekanan ini tidak berdiri sendiri. Kapitalisasi pasar kripto global turun sekitar 2,4 persen dalam 24 jam terakhir ke level USD 2,67 triliun.

Data likuidasi menunjukkan lebih dari USD 700 juta posisi leverage terhapus, dengan mayoritas berasal dari posisi long. Kondisi ini menandakan pasar masih berada dalam fase defensif, di mana investor memilih mengurangi risiko.

Berdasarkan pengamatan pergerakan pasar sepanjang 2026, kripto kembali menunjukkan karakter sebagai aset berisiko tinggi yang sensitif terhadap isu makro dan geopolitik.

Pasar Saham Melemah, Kripto Ikut Terseret

Pelemahan pasar kripto berjalan seiring dengan tekanan di pasar saham global, khususnya saham teknologi. Investor global terlihat menarik dana dari sektor berisiko dan memindahkannya ke saham defensif dan siklikal.

Pola ini memperkuat korelasi jangka pendek antara Bitcoin dan pasar saham. Saat tekanan meningkat di ekuitas, kripto cenderung mengikuti arah yang sama, bukan bertindak sebagai pelindung nilai.

Bitcoin Sempat Jatuh di Bawah USD 74.000

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin sempat menyentuh titik terendah harian di sekitar USD 73.111 sebelum kembali naik ke area USD 76.500. Meski terjadi rebound, pergerakan ini masih tergolong lemah karena minim dukungan volume beli.

Sentimen ritel tercatat berada di level “extremely bearish”, sementara aktivitas diskusi komunitas justru sangat tinggi.

Beberapa pelaku pasar memperkirakan penurunan lanjutan akan tertahan di area USD 68.000, sementara skenario optimistis jangka panjang masih menempatkan target harga jauh lebih tinggi, meski dengan horizon waktu yang tidak singkat.

Kondisi ini mencerminkan pasar yang tertekan secara psikologis, tetapi belum menunjukkan tanda kepanikan massal.

Dogecoin Menguat saat Mayoritas Melemah

Di tengah tekanan pasar, Dogecoin (DOGE) justru bergerak berlawanan arah. Harga DOGE tercatat naik sekitar 1,6 persen dalam 24 jam terakhir, menjadikannya salah satu aset dengan kinerja terbaik di jajaran kripto utama.

Namun, sentimen terhadap Dogecoin masih berada di zona bearish. Kenaikan harga lebih banyak dipengaruhi oleh faktor naratif dan komentar figur publik, bukan oleh perubahan fundamental yang signifikan.

Ethereum dan Solana Terkoreksi Lebih Dalam

Tekanan juga terasa kuat pada altcoin besar. Ethereum (ETH) turun sekitar 2,6 persen dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di kisaran USD 2.275. Harapan akan datangnya musim altcoin belum terealisasi, meski beberapa indikator ekonomi menunjukkan perbaikan.

Sementara itu, Solana (SOL) mengalami penurunan lebih tajam. Harga SOL terkoreksi lebih dari 5 persen dan berada di area USD 98,81. Sentimen pasar terhadap Solana relatif netral, namun tingkat diskusi tetap tinggi, menandakan meningkatnya kewaspadaan investor.

Kripto utama lain juga bergerak melemah, seperti BNB yang turun sekitar 1,7 persen dan XRP yang terkoreksi tipis 0,8 persen. Selain Dogecoin, hanya TRON (TRX) yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan sekitar 1,2 persen.

Risiko Geopolitik Membayangi Pasar Kripto

Salah satu faktor utama yang membebani pasar adalah meningkatnya risiko geopolitik global. Ketegangan internasional berpotensi memicu lonjakan harga energi dan volatilitas pasar keuangan.

Secara historis, Bitcoin hampir selalu terkoreksi setiap kali risiko geopolitik meningkat. Dalam beberapa peristiwa sebelumnya, kripto justru kehilangan status sebagai aset lindung nilai dan bergerak sejalan dengan aset berisiko lainnya.

Jika ketegangan global berlanjut, pasar kripto berpotensi menghadapi tekanan tambahan sebelum menemukan titik keseimbangan baru.

Fear and Greed Index Masuk Zona Ekstrem

Di sisi lain, indikator sentimen mulai mengirim sinyal yang patut diperhatikan. Crypto Fear and Greed Index kini berada di level 12, masuk kategori extreme fear.

Secara historis, kondisi ini sering kali muncul di fase mendekati dasar harga. Reli besar Bitcoin sebelumnya juga berawal dari situasi ketika indeks sentimen berada di level yang sangat rendah.

Seorang investor institusional pernah menyampaikan pandangannya, bahwa “saat rasa takut mendominasi dan pasar terasa menyakitkan, justru di situlah peluang mulai terbentuk.”

Data On-Chain: Tekanan Naik, Kapitulasi Belum Terjadi

Data on-chain menunjukkan persentase kerugian yang belum direalisasikan meningkat tajam. Angkanya naik dari sekitar 7 persen menjadi lebih dari 22 persen seiring turunnya harga Bitcoin dari area USD 95.000 ke bawah USD 80.000.

Meski demikian, level ini masih jauh dari kisaran 40–60 persen yang secara historis menandai fase kapitulasi penuh. Rasio profitabilitas antara pemegang jangka panjang dan jangka pendek juga menurun sekitar 40 persen, namun masih berada di atas ambang kritis.

Ringkasannya:

  • Tekanan pasar meningkat, tetapi belum ekstrem
  • Pemegang jangka panjang relatif masih bertahan
  • Pasar berada di fase stres menengah, bukan akhir siklus

Struktur Harga Bitcoin Masih Rapuh

Dari sisi teknikal, Bitcoin masih bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama. Area USD 88.000–90.000 yang sebelumnya menjadi support kini berubah menjadi zona resistensi.

Konsolidasi di area USD 78.000 lebih terlihat sebagai jeda sementara setelah penurunan tajam, bukan sinyal pembalikan tren. Selama harga belum mampu kembali dan bertahan di atas USD 82.000–85.000, risiko penurunan lanjutan masih terbuka.

Harga Bitcoin yang kini berada di kisaran USD 76.000, disertai pelemahan Ethereum dan Solana, mencerminkan tekanan kuat dari faktor global dan internal pasar.

Meski situasinya terasa berat, data historis dan on-chain menunjukkan pasar belum memasuki fase kapitulasi total.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050