
DOYANDUIT – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren positif pada perdagangan Kamis, 5 Maret 2026. Hingga penutupan sesi pertama, IHSG tercatat melonjak 126,73 poin atau 1,67% ke level 7.703,79.
Kenaikan ini menandakan sentimen pasar yang cukup optimistis pada perdagangan hari ini. Sepanjang sesi I, IHSG bergerak stabil di zona hijau dengan rentang 7.681 hingga 7.765.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, aktivitas transaksi juga terbilang ramai. Investor terlihat aktif melakukan transaksi pada berbagai sektor saham.
Beberapa indikator perdagangan sesi I antara lain:
- Volume perdagangan: 19,89 miliar lembar saham
- Nilai transaksi: Rp10,02 triliun
- Frekuensi transaksi: 1.252.687 kali
Pergerakan ini memperlihatkan likuiditas pasar yang cukup tinggi di tengah dinamika ekonomi global.
Sebagian Besar Saham Menguat
Data perdagangan menunjukkan mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia mengalami kenaikan.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
- 607 saham naik
- 115 saham turun
- 95 saham stagnan
Saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 juga ikut menguat sekitar 1,56%. Hal ini menunjukkan penguatan pasar tidak hanya terjadi pada saham lapis kecil, tetapi juga pada saham unggulan.
Secara umum, penguatan yang merata di berbagai sektor sering menjadi sinyal positif bagi pasar saham domestik.
Semua Sektor Saham Menguat
Menariknya, hampir seluruh sektor di bursa mencatatkan kenaikan pada sesi perdagangan ini.
Berikut sektor yang mencatat penguatan terbesar:
| Sektor | Kenaikan |
|---|---|
| Barang konsumsi non primer | 4,42% |
| Barang baku | 2,66% |
| Perindustrian | 2,64% |
| Keuangan | 1,74% |
| Properti | 1,69% |
Sektor barang konsumsi non primer menjadi pendorong utama penguatan IHSG hari ini.
Penguatan sektor ini biasanya berkaitan dengan meningkatnya optimisme terhadap aktivitas konsumsi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi domestik.
Dalam beberapa bulan terakhir, sektor ini memang cukup sering menjadi motor pergerakan indeks.
Tiga Saham Melonjak hingga Auto Rejection Atas (ARA)
Di tengah penguatan pasar, sejumlah saham mencatat lonjakan signifikan hingga masuk daftar top gainers.
Bahkan tiga saham langsung menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) pada sesi perdagangan.
Berikut saham yang mencapai ARA:
- PT Sekar Bumi Tbk (SKBM)
- Naik 24,56%
- Harga menjadi Rp710
- PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
- Naik 24,47%
- Harga menjadi Rp2.060
- PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)
- Naik 24,41%
- Harga menjadi Rp530
Dalam mekanisme perdagangan BEI, Auto Rejection Atas merupakan batas kenaikan maksimum harga saham dalam satu hari perdagangan.
Tujuannya untuk menjaga stabilitas pasar serta menghindari pergerakan harga yang terlalu ekstrem dalam waktu singkat.
Saham Top Gainers Lainnya
Selain tiga saham yang mencapai ARA, beberapa emiten lain juga mencatat lonjakan harga yang cukup tinggi.
Daftar saham dengan kenaikan signifikan antara lain:
- PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) naik 33,82% menjadi Rp91
- PT Pikko Land Development Tbk (RODA) naik 30,91% menjadi Rp72
- PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) naik 29,31% menjadi Rp75
Lonjakan saham-saham tersebut menunjukkan adanya minat beli yang cukup kuat dari investor.
Namun analis pasar biasanya mengingatkan bahwa saham dengan volatilitas tinggi juga memiliki risiko yang lebih besar.
Dua Saham Terpuruk hingga ARB
Di sisi lain, tidak semua saham bergerak positif. Beberapa emiten justru mengalami tekanan jual yang cukup dalam.
Dua saham bahkan mencapai batas Auto Rejection Bawah (ARB) atau batas penurunan maksimum harga saham.
Berikut saham yang mengalami penurunan terbesar:
- PT Pelayaran Nasional Ekalya Pernama Tbk (ELPI) turun 14,96% menjadi Rp1.165
- PT Indospring Tbk (INDS) turun 14,52% menjadi Rp795
ARB sendiri merupakan mekanisme pembatasan penurunan harga saham dalam satu hari perdagangan.
Sistem ini diterapkan untuk menjaga stabilitas pasar serta melindungi investor dari volatilitas ekstrem.
Bursa Saham Asia Kompak Menguat
Sentimen positif juga terlihat pada sejumlah bursa saham utama di kawasan Asia.
Hingga siang hari, indeks saham regional menunjukkan tren yang sama-sama menguat.
Berikut pergerakan indeks saham Asia:
- Nikkei 225 (Jepang) naik 1.318,601 poin (2,43%)
- Hang Seng (Hong Kong) naik 212,820 poin (0,84%)
- SSE Composite (China) naik 34,300 poin (0,84%)
- Straits Times (Singapura) naik 26,939 poin (0,56%)
Penguatan di pasar regional sering memberi sentimen positif terhadap bursa Indonesia. Korelasi ini menunjukkan bahwa investor global masih memiliki optimisme terhadap prospek ekonomi Asia.
Nilai Tukar Rupiah Sedikit Melemah
Meski IHSG menguat, pergerakan nilai tukar rupiah menunjukkan pelemahan tipis terhadap dolar AS.
Data pasar menunjukkan:
- Rupiah melemah 4 poin (0,02%)
- Kurs berada di sekitar Rp16.896 per dolar AS
Pergerakan rupiah yang relatif stabil ini masih dianggap wajar oleh pelaku pasar.
Biasanya, investor juga memantau dinamika kurs karena dapat memengaruhi arus modal asing di pasar saham.
Perdagangan saham pada 5 Maret 2026 sesi I menunjukkan performa yang cukup solid bagi pasar modal Indonesia.
Beberapa poin penting dari perdagangan hari ini:
- IHSG naik 1,67% ke level 7.703,79
- 607 saham menguat
- Semua sektor saham mencatat kenaikan
- Tiga saham mencapai ARA
- Bursa saham Asia juga bergerak positif
Kondisi ini mencerminkan sentimen investor yang relatif optimistis terhadap pasar saham domestik.
Namun seperti biasa, dinamika pasar tetap perlu dipantau karena pergerakan saham dapat berubah cepat dipengaruhi berbagai faktor ekonomi global maupun domestik.