Pasar Kripto November 2025 Anjlok $182 Miliar di Tengah Ketidakpastian The Fed

4 November 2025 15:00
Bagikan :
Pasar Kripto Berdarah November 2025: Nilai Hilang $182 Miliar Gara-Gara The Fed (TradingView)

DOYANDUIT – Pasar kripto November 2025 mengalami penurunan tajam pada awal pekan ini, dengan total kapitalisasi pasar menyusut sekitar $182 miliar hanya dalam satu hari.

Penurunan hampir 5% ini menyeret harga Bitcoin ke level $105.540, sebelum sedikit pulih ke kisaran $107.149.

Berdasarkan data pasar, kapitalisasi total crypto kini berada di sekitar $3,51 triliun, menunjukkan koreksi signifikan dibandingkan minggu lalu.

Penurunan ini terjadi setelah Ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell, memberi sinyal bahwa pemangkasan suku bunga pada Desember belum tentu akan terjadi.

Hal tersebut langsung memicu kekhawatiran di kalangan investor, yang sebelumnya berharap pada pelonggaran kebijakan moneter.

“Komentar Powell membuat ekspektasi pelonggaran finansial jangka pendek menurun drastis,” ujar Simon Peters, analis kripto senior di platform perdagangan eToro.

Ekspektasi Suku Bunga yang Berubah Drastis

Sebelum konferensi pers The Fed minggu lalu, peluang pasar terhadap pemangkasan suku bunga Desember mencapai 96%. Namun setelah Powell berbicara, angka itu turun tajam menjadi di bawah 70%, menurut analisis Peters.

Perubahan ekspektasi ini berdampak cepat pada harga aset berisiko, termasuk Bitcoin dan altcoin utama lainnya. Dalam 24 jam terakhir, lebih dari 303.000 posisi perdagangan dilikuidasi, dengan nilai total mencapai $1 miliar, menurut data CoinGlass.

Selain itu, data dari DefiLlama menunjukkan bahwa trader ETF Bitcoin menjual aset senilai $800 juta selama seminggu terakhir, menambah tekanan jual di pasar.

Tekanan Jangka Pendek, Peluang Jangka Panjang

Meski pasar crypto terlihat melemah, beberapa analis melihat potensi pemulihan cepat.Peters menilai, rilis data ketenagakerjaan AS pada hari Rabu bisa menjadi katalis penting.

Jika data menunjukkan tanda-tanda pelemahan, ekspektasi pemangkasan suku bunga bisa kembali meningkat dan menghidupkan kembali sentimen “risk-on” di pasar crypto.

“Pasar tenaga kerja yang melemah bisa memperkuat ekspektasi pemotongan suku bunga, dan itu bisa jadi sinyal positif bagi investor crypto,” jelas Peters.

Pandangan Optimistis dari Analis Pasar

Beberapa pakar juga masih menilai koreksi ini bersifat sementara. Tom Lee, kepala riset di Fundstrat, mengatakan kepada CNBC bahwa meskipun Bitcoin masih dalam fase konsolidasi setelah koreksi besar 10 Oktober, ia memperkirakan harga bisa menguat kembali menjelang akhir tahun.

“Kami melihat peluang reli Bitcoin yang didorong oleh pertumbuhan stablecoin dan peningkatan likuiditas global,” kata Lee.

Pandangan serupa datang dari analis David Brickell dan Chris Mills dari London Crypto Club. Dalam catatan riset mereka, keduanya menulis bahwa lonjakan likuiditas beberapa minggu ke depan bisa mengangkat Bitcoin untuk kembali mendekati rekor tertinggi sebelumnya.

Apa Artinya bagi Investor?

Kondisi pasar crypto November 2025 mencerminkan bagaimana sentimen global masih sangat dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga AS. Investor kini dihadapkan pada dua kemungkinan:

  1. The Fed menahan suku bunga, yang dapat memperpanjang tekanan terhadap aset berisiko.
  2. Pemangkasan suku bunga di Desember, yang berpotensi menghidupkan kembali minat terhadap aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum.

Dalam situasi ini, manajemen risiko dan diversifikasi portofolio menjadi kunci. Investor jangka panjang bisa melihat koreksi ini sebagai peluang akumulasi, sementara trader harian perlu berhati-hati terhadap volatilitas ekstrem.

 

Tanda-Tanda “Bottom” Mulai Terlihat?

Sebagian analis percaya bahwa aksi jual saat ini justru menandai titik dasar (bottom) pasar sebelum naik kembali.
Likuidasi besar-besaran dari ETF dan penurunan cepat harga bisa menjadi sinyal kapitulasi jangka pendek, yang kerap mendahului fase pemulihan kuat di pasar kripto.

“Pasar sedang menyerap tekanan jangka pendek. Setelah itu, Bitcoin berpotensi kembali menguji rekor tertingginya,” tulis Brickell dan Mills dalam analisisnya.

Berdasarkan pola sebelumnya, periode koreksi menjelang akhir tahun sering diikuti oleh rebound kuat di kuartal pertama tahun berikutnya, terutama ketika kondisi makro mulai mendukung.

Volatilitas Besar, Peluang Lebih Besar

Penurunan pasar kripto November 2025 sebesar $182 miliar memang mengguncang investor, namun situasi ini juga membuka peluang baru bagi mereka yang sabar dan disiplin.

Ketidakpastian dari The Fed memang menjadi faktor utama, tetapi dengan sinyal potensi pelonggaran di masa depan, optimisme jangka panjang tetap terjaga.

Dengan memahami hubungan erat antara kebijakan moneter dan pasar kripto, kamu bisa mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas dan realistis ke depan.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050