Robert Kiyosaki Borong Bitcoin Lagi di $109.000, Ini Alasan Sang Penulis ‘Rich Dad Poor Dad’ Yakin Harga Masih Murah

24 Oktober 2025 16:00
Bagikan :
Grafik BTCUSD 24 Oktober 2025. (TradingView)

DOYANDUIT – Ketika harga Bitcoin menembus $109.000 dan kapitalisasi pasar global kripto mencapai $2,21 triliun, Robert Kiyosaki, penulis buku legendaris Rich Dad Poor Dad, kembali menarik perhatian publik dengan pernyataannya di media sosial: “I am buying Bitcoin… Please do not be late.”

Menurutnya, Bitcoin adalah bentuk uang paling langka yang pernah ada. Dengan total pasokan maksimal hanya 21 juta BTC, dan hampir 20 juta sudah ditambang, dunia kini semakin dekat pada kelangkaan total aset ini.

“FOMO nyata,” tulis Kiyosaki, memperingatkan bahwa banyak orang akan terlambat menyadari potensi Bitcoin sebagai alat lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Berdasarkan data terkini, volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir mencapai $51,75 miliar, naik lebih dari 30%, dengan suplai beredar sebanyak 19,93 juta BTC.

Angka ini menjadi bukti bahwa minat terhadap Bitcoin terus meningkat, bahkan saat banyak investor lain memilih menunggu di pinggir lapangan.

Harga Bitcoin saat Ini

Berdasarkan data terkini, harga Bitcoin (BTC/USD) berada di kisaran US$ 111.278. Harga ini mencerminkan pemulihan setelah penurunan, dan didukung oleh sejumlah faktor seperti permintaan institusional serta kondisi makro global yang kurang stabil.

Menurut analisis terbaru, Bitcoin telah menguji level dukungan kritis di sekitar US$ 108.000–US$ 110.000 dan berhasil bertahan, tapi momentum masih dianggap lemah.

Secara teknikal, banyak indikator menunjukkan sinyal “jual” jangka pendek, namun tetap ada potensi upside jika level resistensi berhasil ditembus.

Konsolidasi dan Risiko

  • Pada awal Oktober 2025, Bitcoin sempat mencapai titik tertinggi baru di sekitar US$ 125.000.

  • Setelah itu, terjadi fase koreksi dan konsolidasi – harga merosot ke kisaran US$ 110.000-an sebelum mencoba rebound.

  • Volume perdagangan dan volatilitas relatif menurun dibandingkan lonjakan sebelumnya, menunjukkan bahwa banyak pelaku pasar mengambil posisi menunggu.

  • Aliran dana institusional dan minat terhadap produk seperti ETF Bitcoin mulai meningkat.
  • Jika Bitcoin gagal mempertahankan batas dukungan di kisaran US$ 108.000, bisa terjadi penurunan ke zona US$ 104.000–US$ 106.000.
  • Bila Bitcoin berhasil menembus dan mempertahankan di atas resistensi sekitar US$ 114.000–115.000, target selanjutnya bisa berada di kisaran US$ 120.000–123.000 dalam waktu dekat.

 

Mengaitkan Rich Dad Poor Dad dengan Bitcoin

Bagi Kiyosaki, Bitcoin bukan sekadar aset digital, tapi perwujudan nyata dari filosofi keuangannya yang sudah ia ajarkan sejak dua dekade lalu. Prinsip-prinsip dari Rich Dad Poor Dad kini menemukan relevansi baru di era blockchain.

Berikut empat pelajaran penting dari buku tersebut yang menjelaskan mengapa Kiyosaki yakin pada Bitcoin:

1. Bedakan antara Aset dan Liabilitas

Dalam Rich Dad Poor Dad, Kiyosaki menekankan bahwa orang kaya membeli aset, bukan liabilitas. Aset adalah sesuatu yang menambah nilai dan menghasilkan uang, bukan sekadar barang yang menguras pengeluaran.

Bitcoin, menurutnya, termasuk kategori aset sejati karena tidak tergerus inflasi dan tidak memerlukan biaya pemeliharaan fisik. Di saat nilai mata uang fiat bisa menurun akibat kebijakan moneter, Bitcoin tetap mempertahankan sifat dasarnya: langka dan terdesentralisasi.

“Bitcoin tidak bekerja untuk pemerintah atau bank, ia bekerja untukmu,” ujar Kiyosaki dalam salah satu seminar investasinya tahun 2025.

2. Orang Miskin Menabung, Orang Kaya Berinvestasi

Kiyosaki mengingatkan bahwa menabung uang di bank tidak membuatmu kaya. Uang yang disimpan justru tergerus inflasi setiap tahun. Sebaliknya, orang kaya menginvestasikan uang pada aset yang tumbuh nilainya, seperti properti, emas, atau kini Bitcoin.

Dengan pasokan terbatas dan permintaan yang terus meningkat, Bitcoin dianggap sebagai “asuransi” terhadap pencetakan uang tak terbatas oleh bank sentral. Itulah sebabnya Kiyosaki menyebut Bitcoin sebagai “money that works for you, not sits idle.”

3. Kesempatan Tidak Datang pada Mereka yang Menunggu

Menurut Kiyosaki, kesalahan banyak orang adalah terlalu lama menunggu momen sempurna. Padahal, investasi terbaik adalah yang dilakukan dengan pengetahuan dan keyakinan, bukan dengan rasa takut.

Kini, dari total 21 juta Bitcoin, kurang dari 3 juta BTC tersisa untuk ditambang. Artinya, kelangkaan semakin nyata setiap tahun. Seperti yang pernah ia tulis: “Those who act early are those who learn fastest.”

Investor yang memahami prinsip ini tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mempelajari dasar teknologi dan ekonomi di balik Bitcoin.

4. Jangan Biarkan Ketakutan Menguasai

Pasar kripto terkenal volatil. Tapi bagi Kiyosaki, ketakutan adalah musuh utama dalam dunia investasi. Ia melihat FOMO (fear of missing out) dan rasa takut kehilangan uang sebagai dua sisi koin yang sama—keduanya menghalangi keputusan rasional.

Ketika banyak orang khawatir bahwa Bitcoin sudah “terlalu mahal”, Kiyosaki justru menambah portofolionya.

Alasannya sederhana: “Harga hanyalah refleksi dari kepercayaan. Jika kamu percaya pada nilai jangka panjangnya, tidak ada kata terlambat untuk mulai.”

Belajar dari Cara Pandang Kiyosaki

Keputusan Robert Kiyosaki untuk terus membeli Bitcoin bukanlah spekulasi semata. Ia menerapkan prinsip yang sama seperti yang diajarkannya selama puluhan tahun, memahami perbedaan antara uang yang bekerja untukmu dan uang yang diam di rekening.

Bitcoin, dalam pandangannya, adalah simbol dari kebebasan finansial modern, di mana individu bisa mengontrol kekayaan mereka tanpa bergantung pada sistem tradisional.

Dengan memahami hal ini, kamu bisa mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas, bukan karena ikut tren, tetapi karena tahu mengapa dan untuk apa kamu berinvestasi.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050