
DOYANDUIT – Mengisi kolom harta di SPT Tahunan melalui sistem Coretax DJP kini menjadi bagian penting dalam pelaporan pajak tahunan. Pada versi terbaru sistem ini, wajib pajak tidak hanya diminta mencantumkan harga perolehan, tetapi juga nilai harta saat ini.
Perubahan ini membuat sebagian wajib pajak merasa bingung saat mengisi laporan. Terutama ketika harus menentukan nilai wajar untuk kendaraan, saham, emas, hingga properti.
Berdasarkan panduan yang dibagikan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), nilai tersebut dapat diambil dari sumber resmi atau estimasi wajar yang dapat dipertanggungjawabkan.
Agar tidak keliru saat mengisi data, berikut panduan lengkap cara mengisi kolom harta di SPT Tahunan Coretax berdasarkan kategori aset.
1. Mengisi Harta Kas dan Setara Kas
Kategori pertama yang paling mudah diisi adalah kas dan setara kas, seperti uang tunai atau saldo rekening bank.
Langkah-langkahnya:
- Klik tombol “Tambah” pada kategori kas dan setara kas.
- Isi deskripsi harta, misalnya tabungan atau uang tunai.
- Masukkan nomor rekening atau nomor akun.
- Isi nama bank atau lembaga keuangan.
- Pilih lokasi harta, biasanya Indonesia.
- Masukkan tahun perolehan.
- Isi saldo per 31 Desember tahun pajak.
Hal penting yang perlu diingat, saldo yang dimasukkan adalah saldo akhir tahun, bukan saldo rata-rata.
Jika Anda lupa jumlahnya, biasanya dapat dicek melalui:
- aplikasi mobile banking
- internet banking
- rekening koran dari bank
Kolom keterangan PPS bisa dikosongkan jika harta tersebut bukan hasil program pengungkapan sukarela.
2. Mengisi Data Piutang
Selain aset yang dimiliki secara fisik, piutang juga termasuk harta yang harus dilaporkan dalam SPT.
Contohnya:
- piutang usaha
- pinjaman kepada teman atau keluarga
- piutang lainnya
Langkah pengisian:
- klik tambah piutang
- tuliskan jenis piutang
- isi lokasi piutang
- masukkan nilai pinjaman awal
- isi tahun pinjaman diberikan
Bagian penting yang sering membingungkan adalah nilai piutang saat ini.
Nilai ini berarti jumlah yang masih tersisa pada akhir tahun pajak.
Contoh sederhana:
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Pinjaman awal | Rp200 juta |
| Sudah dibayar | Rp100 juta |
| Piutang tersisa | Rp100 juta |
Yang dilaporkan di Coretax adalah Rp100 juta, yaitu nilai piutang yang masih ada pada 31 Desember.
3. Mengisi Investasi dan Sekuritas
Kategori berikutnya adalah investasi, seperti:
- saham
- obligasi
- reksa dana
- derivatif
- penyertaan modal
- aset kripto
Proses pengisiannya:
- Klik tambah investasi.
- Pilih jenis investasi.
- Isi nomor akun sekuritas.
- Masukkan harga perolehan investasi.
- Isi tahun pembelian.
Cara Menentukan Nilai Saat Ini
Untuk investasi, nilai saat ini biasanya diambil dari laporan portofolio akhir tahun dari sekuritas.
Biasanya laporan tersebut menampilkan:
- nilai beli
- nilai pasar saat ini
- keuntungan atau kerugian
Nilai pasar di akhir tahun pajak itulah yang digunakan dalam laporan SPT.
Metode ini dianggap paling aman karena memiliki bukti resmi dari perusahaan sekuritas.
4. Mengisi Harta Bergerak (Mobil, Motor, dan Barang Berharga)
Kategori harta bergerak mencakup:
- mobil
- sepeda motor
- kapal
- pesawat
- mesin
- logam mulia
- peralatan elektronik
- perabot bernilai tinggi
Langkah pengisian:
- klik tambah harta bergerak
- pilih jenis kendaraan atau barang
- isi merek dan model
- masukkan nomor polisi atau identitas barang
- isi tahun perolehan
- masukkan harga beli awal
Cara Menghitung Nilai Saat Ini Kendaraan
Nilai saat ini bisa ditentukan dengan beberapa cara:
- melihat harga pasar kendaraan serupa di marketplace
- menggunakan hasil appraisal
- menggunakan estimasi wajar wajib pajak
Banyak wajib pajak memilih cara paling praktis, yaitu mencari harga kendaraan serupa di situs jual beli kendaraan lalu mengambil rata-rata harga pasar.
Tips penting:
- simpan screenshot harga kendaraan sebagai bukti
- gunakan harga yang realistis
Dokumen ini dapat membantu jika suatu saat petugas pajak meminta klarifikasi.
5. Mengisi Harta Tidak Bergerak (Tanah dan Bangunan)
Harta tidak bergerak meliputi:
- tanah kosong
- rumah tinggal
- apartemen
- ruko atau bangunan usaha
Data yang harus diisi:
- alamat lengkap properti
- luas tanah
- luas bangunan
- sumber kepemilikan (warisan, pembelian, hibah, atau KPR)
- nomor sertifikat
- tahun perolehan
- harga perolehan
Cara Menentukan Nilai Saat Ini Properti
Nilai saat ini biasanya menggunakan:
- NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) dari PBB
- nilai appraisal bank
- estimasi harga pasar
Banyak praktisi pajak menyarankan menggunakan NJOP dari SPPT PBB karena datanya resmi dan mudah diverifikasi.
Jika menggunakan estimasi harga pasar, pastikan Anda memiliki referensi harga properti sejenis di lokasi yang sama.
6. Mengisi Harta Lainnya
Kategori terakhir adalah harta lainnya, seperti:
- emas batangan
- royalti
- paten
- merek dagang
- aset berharga lain
Contoh untuk emas:
- isi tahun pembelian emas
- masukkan harga beli awal
- tentukan nilai saat ini
Nilai saat ini dapat dilihat dari harga emas resmi pada akhir tahun, misalnya harga publikasi logam mulia dari Antam.
Metode ini dianggap lebih kredibel karena menggunakan data harga resmi pasar.
Mengapa Nilai saat Ini Wajib Diisi?
Pada sistem Coretax terbaru, kolom nilai saat ini diberi tanda wajib diisi.
Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran nilai kekayaan wajib pajak secara lebih akurat.
Namun penting diingat, nilai tersebut bukan dasar perhitungan pajak langsung, melainkan bagian dari transparansi laporan harta.
Pendekatan paling aman adalah menggunakan nilai yang memiliki referensi jelas.
Mengisi kolom harta SPT Tahunan di Coretax memang terasa lebih detail dibanding sistem sebelumnya. Namun jika memahami kategori aset dan sumber nilai yang digunakan, prosesnya sebenarnya cukup sederhana.
Selama data yang dimasukkan memiliki dasar yang jelas, laporan SPT biasanya dapat diproses tanpa masalah.