Pengamat Bidik Zona Resistance Bitcoin di $94.000, Sinyal Kuat Akumulasi Bank Besar dan Pergerakan Whale Era Satoshi

12 Januari 2026 10:00
Bagikan :
Grafik BTCUSD diperkirakan akan kembali menguji resistance utama di area 94.000 dolar AS. (TradingView)

DOYANDUIT – Harga Bitcoin (BTCUSD) pada perdagangan pagi ini bergerak di kisaran $92.027 dengan penguatan harian sekitar 1,27%. Setelah sempat tertekan hingga area $89.225, BTC mulai membentuk gelombang pemulihan dan kembali diperdagangkan di atas $91.000, tepat di atas rata-rata pergerakan 100 jam.

Secara teknikal, pergerakan ini menunjukkan bahwa minat beli masih cukup solid meski tekanan jual sempat muncul di bawah level psikologis $92.000. Dalam sepekan terakhir, volatilitas relatif terkendali, dengan performa bulanan masih mencatat kenaikan hampir 2%.

Menurut pengamatan banyak analis teknikal, area $94.000–$95.000 kini menjadi zona kunci yang menentukan apakah Bitcoin mampu melanjutkan tren naik atau kembali terkoreksi.

Struktur Teknikal: Area Support dan Resistance Penting

Berdasarkan pergerakan grafik intraday dan level Fibonacci retracement, beberapa zona penting yang perlu diperhatikan adalah:

Zona Resistance

  • $92.000 – resistance awal dan area 50% Fibonacci
  • $92.650 – hambatan lanjutan jangka pendek
  • $93.500 – resistance teknikal berikutnya
  • $94.000 – $95.000 – resistance psikologis dan struktural
  • $95.500 – potensi target jika breakout valid

Jika harga mampu ditutup stabil di atas $93.500, peluang pengujian ulang area $94.000–$95.000 terbuka lebar.

Zona Support

  • $91.250 – support intraday
  • $90.500 – support teknikal utama
  • $90.000 – level psikologis
  • $89.250 – support minor
  • $88.000 – support struktural jika terjadi koreksi lebih dalam

Selama BTC bertahan di atas $90.000, struktur pasar masih dianggap sehat.

Aktivitas Whale Era Satoshi: Sinyal Ambil Untung?

Di tengah upaya pemulihan harga, pasar dikejutkan oleh perpindahan 2.000 BTC dari dompet penambang era awal Bitcoin ke bursa terpusat Coinbase. Koin tersebut berasal dari blok hadiah tahun 2010, ketika imbalan penambangan masih sebesar 50 BTC per blok.

Julio Moreno dari CryptoQuant menilai pergerakan ini sebagai salah satu aktivitas terbesar whale “era Satoshi” sejak akhir 2024. Ia mencatat bahwa:

“Penambang era Satoshi cenderung memindahkan Bitcoin mereka pada titik-titik penting dalam siklus pasar.”

Sani, pendiri TimechainIndex, menambahkan bahwa koin tersebut tersimpan lebih dari 15 tahun di puluhan alamat P2PK lama sebelum akhirnya dikonsolidasikan dan dipindahkan ke bursa, yang secara historis sering diartikan sebagai persiapan penjualan di pasar terbuka.

Nilai transaksi ini diperkirakan mencapai sekitar 181 juta dolar AS.

Bank Besar AS Akumulasi, Ritel Justru Panik

Di sisi lain, pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), mengungkap adanya perbedaan perilaku mencolok antara investor institusi dan ritel.

Menurutnya, bank-bank besar di Amerika Serikat justru sedang mengakumulasi Bitcoin, sementara sebagian investor ritel mengalami tekanan psikologis dan cenderung melakukan panic selling.

Fenomena ini mencerminkan pola klasik siklus pasar:

  • Institusi masuk saat sentimen masih rapuh.
  • Ritel sering keluar ketika volatilitas meningkat.

Kondisi serupa pernah terjadi pada fase awal bull market sebelumnya.

Ketahanan Likuiditas: Pasar Mampu Menyerap Tekanan Jual

Meskipun pasokan “vintage Bitcoin” dari dompet tahun 2009–2011 mulai kembali aktif, struktur pasar tetap stabil.

Dalam setahun terakhir, beberapa dompet lawas kembali bergerak, termasuk transaksi besar yang difasilitasi Galaxy Digital pada pertengahan 2025 dengan nilai penjualan lebih dari $9 miliar.

Fakta bahwa harga tidak runtuh meski ada tekanan jual dari pemegang awal menunjukkan:

  • Likuiditas pasar semakin dalam
  • Permintaan institusional cukup kuat
  • Struktur bull market jangka panjang belum rusak

Ini menjadi sinyal bahwa pasar mampu menyerap aksi ambil untung dari generasi awal tanpa kehilangan keseimbangan.

Prospek Jangka Panjang: Pandangan Institusi Global

Optimisme jangka panjang tetap datang dari kalangan manajer aset besar. Dalam laporan terbarunya, VanEck memproyeksikan potensi nilai teoretis Bitcoin bisa mencapai $2,9 juta per koin pada 2050, dengan asumsi adopsi sebagai aset penyelesaian global terus berkembang.

Proyeksi ini didasarkan pada:

  • Peran Bitcoin sebagai lindung nilai moneter
  • Pertumbuhan adopsi institusi
  • Keterbatasan suplai tetap di 21 juta koin

Meski bersifat jangka panjang dan penuh asumsi, pandangan ini memperkuat narasi bahwa Bitcoin bukan sekadar aset spekulatif, melainkan bagian dari transformasi sistem keuangan global.

Uji Kekuatan di Area $94.000

Saat ini, Bitcoin berada pada fase krusial. Di satu sisi, terdapat tekanan jual dari whale era awal yang mulai merealisasikan keuntungan. Di sisi lain, akumulasi institusi dan bank besar menunjukkan kepercayaan jangka panjang masih kuat.

Selama BTC mampu bertahan di atas $90.000 dan menembus $94.000 secara meyakinkan, peluang kelanjutan tren naik tetap terbuka. Namun, kegagalan menembus zona tersebut berpotensi memicu koreksi sehat menuju area support.

Berita Terbaru
bupot tanpa transaksi
NPWP Disalahgunakan untuk Faktur Pajak Fiktif? Begini Langkah yang Harus Dilakukan
role akses penandatanganan spt
Coretax DJP Tambah Role Baru Penandatangan SPT 21/26, Data Gaji Pegawai Kini Lebih Terjaga
surat bebas pajak lazada
Cara Isi Surat Keterangan Penghasilan Bebas Pajak Lazada Terbaru, Seller Wajib Tahu Sebelum Upload
survei rumah pendidikan
Cara Mengisi Survei Rumah Pendidikan di Info GTK 2026, Panduan Lengkap untuk Guru dan Kepala Sekolah
XAUUSD_2026-08-03_13-17-31
Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik Rp7.000 per Gram, Emas Dunia Rebound di Atas US$4.050