
DOYANDUIT – Setelah tertekan pada penutupan pekan lalu, harga emas dunia kembali naik pada perdagangan Senin pagi. Berdasarkan data OANDA via TradingView, harga XAU/USD bergerak di USD 4.013,790 per troy ounce pukul 10.59 WIB, naik 0,27% dari penutupan sebelumnya di USD 4.002,81.
Performa emas saat ini:
- 1 hari: +0,27%
- 5 hari: +1,45%
- 1 bulan: +4,05%
- 6 bulan: +17,46%
- Year to date: +52,89%
- 1 tahun: +46,19%
Pembukaan hari ini berada di USD 3.995,470, menandakan harga berhasil pulih di awal sesi Asia. Rebound ini terjadi setelah dolar AS melemah sedikit dari puncak tiga bulannya, sehingga tekanan terhadap komoditas mulai mereda.
Sentimen Global: Dolar Sedikit Melemah, Tapi Tekanan Belum Hilang
Kenaikan harga emas hari ini memang menjadi kabar positif setelah tekanan pekan lalu, tetapi pasar masih belum menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah yang kuat.
Pergerakan emas kembali ke atas USD 4.000 masih terlihat sebagai rebound teknikal ketimbang awal dari sebuah reli baru.
Dari sisi global, faktor penekan masih mendominasi. Dolar AS masih berada di level tinggi, sementara beberapa pejabat The Fed menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat belum pasti.
Kondisi ini membuat sebagian besar investor memilih aset berisiko, terutama karena pasar saham dunia juga masih bergerak positif.
Perkembangan negosiasi dagang AS–Tiongkok yang cenderung kondusif juga ikut mengurangi minat terhadap aset safe haven seperti emas.
Harga Emas Antam Hari Ini 3 November 2025
Hari ini harga emas Antam di Indonesia turun Rp 12.000. Harga 1 gram kini berada di Rp 2.278.000, turun dari Rp 2.290.000 pada 1 November.
Daftar Harga Emas Antam – 3 November 2025 (Logam Mulia, 08.30 WIB)
| Berat | Harga Dasar | Harga + Pajak 0,25% |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.189.000 | Rp 1.191.973 |
| 1 gr | Rp 2.278.000 | Rp 2.283.695 |
| 2 gr | Rp 4.496.000 | Rp 4.507.240 |
| 3 gr | Rp 6.719.000 | Rp 6.735.798 |
| 5 gr | Rp 11.165.000 | Rp 11.192.913 |
| 10 gr | Rp 22.275.000 | Rp 22.330.688 |
| 25 gr | Rp 55.562.000 | Rp 55.700.905 |
| 50 gr | Rp 111.045.000 | Rp 111.322.613 |
| 100 gr | Rp 222.012.000 | Rp 222.567.030 |
| 250 gr | Rp 554.765.000 | Rp 556.151.913 |
| 500 gr | Rp 1.109.320.000 | Rp 1.112.093.300 |
| 1.000 gr | Rp 2.218.600.000 | Rp 2.224.146.500 |

Harga Emas Pegadaian: Masih Stabil
Pegadaian memperbarui harga emas untuk Galeri24 dan UBS, sebagian besar stabil dengan kenaikan tipis pada beberapa denominasi.
| Berat | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.245.000 | Rp 1.285.000 |
| 1 gr | Rp 2.374.000 | Rp 2.376.000 |
| 2 gr | Rp 4.678.000 | Rp 4.715.000 |
| 5 gr | Rp 11.608.000 | Rp 11.653.000 |
| 10 gr | Rp 23.152.000 | Rp 23.182.000 |
| 25 gr | Rp 57.739.000 | Rp 57.840.000 |
| 50 gr | Rp 115.386.000 | Rp 115.442.000 |
| 100 gr | Rp 230.657.000 | Rp 230.793.000 |
| 250 gr | Rp 572.977.000 | Rp 576.812.000 |
| 500 gr | Rp 1.145.953.000 | Rp 1.152.269.000 |
| 1.000 gr | Rp 2.291.904.000 | – |
Perdagangan awal pekan ini menandai fase pemulihan kecil untuk emas dunia. XAU/USD kembali ke area USD 4.013 per ons, mengakhiri tekanan yang terjadi pada akhir pekan lalu. Namun, penguatan tersebut belum cukup kuat untuk mengubah sentimen pasar secara menyeluruh.
Di dalam negeri, arah harga justru berbeda. Harga emas Antam turun menjadi Rp 2.278.000 per gram, terkoreksi Rp 12.000 dari 1 November, sementara harga Pegadaian cenderung stabil. Perbedaan ini menunjukkan bahwa sentimen ritel di pasar fisik belum seagresif pergerakan pasar internasional.
Untuk sementara, investor cenderung menunggu kepastian arah baru sebelum kembali agresif. Emas masih berada di fase konsolidasi, dengan potensi bergerak datar di kisaran USD 4.000 per ons.
Sementara itu, pelaku jangka pendek memanfaatkan volatilitas harian untuk mencari peluang, sembari menunggu data ekonomi global berikutnya.
Dengan kondisi seperti ini, logam mulia masih tampil sebagai aset lindung nilai jangka panjang, tetapi reli signifikan kemungkinan baru terbentuk jika pasar mendapatkan pemicu baru, baik dari penurunan dolar, pelemahan ekonomi AS, ataupun meningkatnya permintaan fisik global.