
DOYANDUIT – Harga emas dunia kembali melemah pada Jumat, 31 Oktober 2025, jatuh di bawah level psikologis USD 4.000, meskipun sempat mencoba rebound pada perdagangan Asia.
Berdasarkan data OANDA via TradingView, harga XAU/USD berada di USD 3.997,395 per troy ounce pada pukul 10.17 WIB, turun 0,67% secara intraday dan mencatat penurunan harian kedua berturut-turut.
Kinerja emas dalam berbagai periode tetap mencerminkan tekanan jangka pendek:
- 1 hari: −0,71%
- 5 hari: −3,15%
- 1 bulan: +3,52%
- 6 bulan: +23,35%
- Year to date: +52,22%
- 1 tahun: +43,38%
Secara teknikal, emas masih bergerak sideways–bearish di area USD 3.950–4.010, serupa dengan pergerakan sejak 29 Oktober.
Sentimen Global: Dolar Menguat dan Kesepakatan Dagang Tekan Safe Haven
Tekanan pada emas semakin kuat setelah pasar melihat hilangnya sebagian harapan pemotongan suku bunga dalam waktu dekat.
Ketua The Fed Jerome Powell, dalam konferensi pers, menyatakan bahwa pemotongan suku bunga di bulan Desember tidak dapat dijamin, sekalipun The Fed baru saja memangkas suku bunga 25 basis poin di pertemuan Oktober.
Pernyataan itu mendorong:
- Dolar AS ke level tertinggi tiga bulan
- yield obligasi 10 tahun tetap di atas 4%
- tekanan tambahan pada aset tanpa imbal hasil seperti emas
Di saat bersamaan, kesepakatan dagang terbaru antara AS–China semakin meredakan risiko global. Kedua negara sepakat:
✅ perjanjian setahun soal mineral kritis dan rare earth
✅ tarif fentanyl dipotong menjadi 10%
✅ Beijing kembali membeli kedelai dari AS
Pembelian Bank Sentral Jadi Penopang, WGC Catat 220 Ton Emas Masuk
Di tengah tekanan pasar, permintaan fisik masih menjadi penahan utama harga emas.
Laporan World Gold Council (WGC) menyebut:
- bank sentral global membeli 220 ton emas pada Q3
- naik 28% dibanding kuartal sebelumnya
- Kazakhstan menjadi pembeli terbesar
- Brasil membeli emas untuk pertama kalinya dalam 4 tahun
Tren ini menyiratkan bahwa emas masih digunakan sebagai lindung nilai institusional dalam jangka panjang.
Harga Emas Antam 31 Oktober 2025: Justru Naik ke Rp 2.305.000 per Gram
Berbeda dari harga global, emas Antam di pasar domestik justru menguat pada Jumat pagi.
Harga 1 gram naik dari Rp 2.263.000 (30 Oktober) menjadi Rp 2.305.000.
Daftar Harga Emas Antam – 31 Oktober 2025 (Logam Mulia, 08.30 WIB)
| Berat | Harga Dasar | Harga + Pajak 0,25% |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.202.500 | Rp 1.205.506 |
| 1 gr | Rp 2.305.000 | Rp 2.310.763 |
| 2 gr | Rp 4.550.000 | Rp 4.561.375 |
| 3 gr | Rp 6.800.000 | Rp 6.817.000 |
| 5 gr | Rp 11.300.000 | Rp 11.328.250 |
| 10 gr | Rp 22.545.000 | Rp 22.601.363 |
| 25 gr | Rp 56.237.000 | Rp 56.377.593 |
| 50 gr | Rp 112.395.000 | Rp 112.675.988 |
| 100 gr | Rp 224.712.000 | Rp 225.273.780 |
| 250 gr | Rp 561.515.000 | Rp 562.918.788 |
| 500 gr | Rp 1.122.820.000 | Rp 1.125.627.050 |
| 1.000 gr | Rp 2.245.600.000 | Rp 2.251.214.000 |
Kenaikan ini kemungkinan didorong oleh:
- permintaan fisik domestik jelang akhir pekan
- stabilnya rupiah terhadap dolar
- keterbatasan pasokan di tingkat pengecer

Harga Emas Pegadaian 31 Oktober 2025
Pegadaian memperbarui harga untuk Galeri24 dan UBS. Untuk saat ini, harga masih identik dengan update terakhir:
| Denominasi | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.254.000 | Rp 1.290.000 |
| 1 gr | Rp 2.391.000 | Rp 2.386.000 |
| 2 gr | Rp 4.709.000 | Rp 4.735.000 |
| 5 gr | Rp 11.688.000 | Rp 11.699.000 |
| 10 gr | Rp 23.312.000 | Rp 23.273.000 |
| 25 gr | Rp 58.135.000 | Rp 58.068.000 |
| 50 gr | Rp 116.180.000 | Rp 115.896.000 |
| 100 gr | Rp 232.245.000 | Rp 231.701.000 |
| 250 gr | Rp 576.921.000 | Rp 579.078.000 |
| 500 gr | Rp 1.153.841.000 | Rp 1.156.794.000 |
| 1.000 gr | Rp 2.307.681.000 | – |
Perbedaan harga antarmerek tetap kecil, menunjukkan pasar domestik masih stabil meski harga global berfluktuasi.
Analisis: Harga Dunia Melemah, Tapi Pasar Domestik Menguat
Tren hari ini menarik:
✅ emas global turun
✅ harga Antam justru naik
Alasannya:
- permintaan fisik lokal cenderung stabil
- volatilitas rupiah relatif rendah
- stok ritel lebih terbatas dibanding pasar internasional
- aliran beli jelang akhir pekan
Secara teknikal, emas dunia masih memiliki support kuat di USD 3.950–3.970, dan resistance di USD 4.020. Selama belum menembus salah satu level tersebut, emas diperkirakan bergerak sideways.
Kesimpulan
- Emas dunia turun ke USD 3.997/ons, tertekan oleh dolar dan kesepakatan AS–China
- Komentar Powell menahan ekspektasi pemotongan suku bunga lanjutan
- Antam 1 gram naik ke Rp 2.305.000, didorong permintaan fisik
- Bank sentral global masih menjadi penopang jangka panjang
Jika kesepakatan dagang berlanjut dan dolar tetap kuat, emas global berpeluang bertahan di bawah USD 4.000 dalam jangka pendek.
Namun, permintaan bank sentral dan keterbatasan pasokan fisik bisa menjadi faktor pendukung harga dalam beberapa minggu ke depan.