
DOYANDUIT – Harga emas dunia masih bergerak sideways pada perdagangan Selasa, 28 Oktober 2025, setelah anjlok ke level terendah dua minggu dan menyentuh area support penting di sekitar USD 4.000 per troy ounce — sama seperti harga pada 22 Oktober lalu.
Berdasarkan data OANDA via TradingView, harga emas (XAU/USD) pagi ini berada di USD 4.011,20 per ons, naik 0,73% dibandingkan posisi sebelumnya, namun pergerakan ini lebih bersifat rebound teknikal jangka pendek daripada perubahan tren.
Harga emas sejak pembukaan pagi ini bergerak di kisaran sempit antara 3.972,930 — 4.019,805USD, mencerminkan pasar yang menunggu arah baru menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pada Rabu malam waktu AS.
Kinerja XAU/USD dalam berbagai periode:
- 1 hari: +0,62%
- 5 hari: −2,51%
- 1 bulan: +6,93%
- 6 bulan: +21,95%
- Year to date: +52,64%
- 1 tahun: +46,55%
Sentimen Global: Kesepakatan AS–China Redakan Risiko, Pasar Tunggu The Fed
Pergerakan emas yang datar ini terjadi di tengah sentimen positif pasar global setelah Amerika Serikat dan Tiongkok sepakat atas kerangka kesepakatan perdagangan sementara.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut bahwa perjanjian tersebut akan menghapus ancaman tarif 100% pada impor asal Tiongkok yang semula dijadwalkan berlaku 1 November 2025.
Selain itu, kesepakatan juga mencakup rencana finalisasi penjualan TikTok di AS, sebuah isu yang sempat menjadi pemicu ketegangan bilateral.
Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Presiden Donald Trump akan bertemu dengan Presiden Xi Jinping di Korea Selatan pada Kamis (30 Oktober 2025) di sela-sela KTT Asia.
Kabar ini menekan permintaan aset safe haven, termasuk emas. Namun, tekanan harga emas tertahan oleh ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve.
Menurut CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada Rabu ini mencapai 97%, yang dapat mendukung harga emas dalam jangka menengah karena menurunkan biaya peluang investasi di aset non-yielding seperti logam mulia.
Harga Emas Antam 28 Oktober 2025: Turun ke Rp 2,282 Juta per Gram
Harga emas batangan Antam di Butik Logam Mulia kembali melemah pada Selasa pagi, 28 Oktober 2025, mengikuti tren stagnan di pasar global.
Menurut data resmi logammulia.com (pukul 08.30 WIB), harga emas 1 gram kini di posisi Rp 2.282.000, turun sekitar Rp 45.000 dibanding Senin (Rp 2.327.000).
Daftar Harga Emas Antam 28 Oktober 2025
| Berat | Harga Dasar | Harga (+ Pajak 0,25%) |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.191.000 | Rp 1.193.978 |
| 1 gr | Rp 2.282.000 | Rp 2.287.705 |
| 2 gr | Rp 4.504.000 | Rp 4.515.260 |
| 3 gr | Rp 6.731.000 | Rp 6.747.828 |
| 5 gr | Rp 11.185.000 | Rp 11.212.963 |
| 10 gr | Rp 22.315.000 | Rp 22.370.788 |
| 25 gr | Rp 55.662.000 | Rp 55.801.155 |
| 50 gr | Rp 111.245.000 | Rp 111.523.113 |
| 100 gr | Rp 222.412.000 | Rp 222.968.030 |
| 250 gr | Rp 555.765.000 | Rp 557.154.413 |
| 500 gr | Rp 1.111.320.000 | Rp 1.114.098.300 |
| 1.000 gr | Rp 2.222.600.000 | Rp 2.228.156.500 |
Koreksi harga ini mencerminkan penyesuaian wajar di tengah konsolidasi global, terutama karena nilai tukar rupiah masih stabil terhadap dolar AS.

Harga Emas Pegadaian 28 Oktober 2025
Pegadaian juga memperbarui harga emas merek Galeri24 dan UBS, yang masih menunjukkan pergerakan relatif datar.
| Denominasi | Galeri24 | UBS |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp 1.274.000 | Rp 1.318.000 |
| 1 gr | Rp 2.428.000 | Rp 2.437.000 |
| 2 gr | Rp 4.782.000 | Rp 4.835.000 |
| 5 gr | Rp 11.868.000 | Rp 11.949.000 |
| 10 gr | Rp 23.672.000 | Rp 23.771.000 |
| 25 gr | Rp 59.033.000 | Rp 59.312.000 |
| 50 gr | Rp 117.973.000 | Rp 118.379.000 |
| 100 gr | Rp 235.828.000 | Rp 236.664.000 |
| 250 gr | Rp 589.280.000 | Rp 591.484.000 |
| 500 gr | Rp 1.177.979.000 | Rp 1.181.574.000 |
| 1.000 gr | Rp 2.355.956.000 | – |
Potensi Arah Baru Setelah Rabu
Pergerakan emas hari ini masih bersifat konsolidatif, menandakan pasar belum memiliki katalis baru sebelum keputusan kebijakan moneter Federal Reserve besok.
Skenario yang mungkin terjadi:
- Jika The Fed dovish dan menurunkan suku bunga, emas berpeluang rebound di atas USD 4.100.
- Jika The Fed hawkish atau netral, harga bisa kembali menguji area support di bawah USD 4.000.
Secara teknikal, support kuat berada di USD 3.980–4.000, sedangkan resistance terdekat di USD 4.060–4.080.
Selama harga masih berada di antara dua area tersebut, emas dianggap masih dalam fase konsolidasi jangka pendek.
Pasar Tunggu The Fed
Harga emas dunia naik tipis 0,73% ke USD 4.011 per ons, namun kenaikan ini hanya merupakan pergerakan sideways di area support USD 4.000, bukan sinyal pembalikan tren.
Harga emas Antam turun ke Rp 2.282.000 per gram, mengikuti pola koreksi global, namun masih relatif stabil karena faktor domestik yang kuat.
Semua mata kini tertuju pada keputusan The Fed Rabu malam dan pertemuan Trump–Xi pada Kamis, yang akan menjadi penentu arah harga emas berikutnya.